Bantu Korban Kebakaran di Parumasan, PPDI Sodonghilir Tasikmalaya Salurkan Donasi Kemanusiaan

Tasikmalaya,Kabarpakuan.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana kebakaran di Kampung Satron RT 028 RW 10, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir. Bencana yang terjadi pada Rabu (5/8/2026) tersebut menghanguskan delapan rumah yang dihuni 11 Kepala Keluarga (KK) serta merusak satu bangunan sekolah MTs di wilayah setempat.

​Penyerahan donasi berupa uang tunai sebesar Rp5,4 juta dilakukan secara langsung oleh Ketua PPDI Kecamatan Sodonghilir, Abdul Latif, kepada Panitia Kebencanaan Desa Parumasan pada Senin (10/8/2026). Momen penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Desa Parumasan dan Kepala Desa Cikalong sebagai bentuk dukungan moril antarperangkat desa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

​Ketua PPDI Kecamatan Sodonghilir, Abdul Latif, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud solidaritas seluruh perangkat desa di wilayah Sodonghilir untuk meringankan beban para korban yang terdampak musibah secara langsung.

​”Kami hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit dorongan semangat bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah. Duka yang dialami warga Kampung Satron adalah duka kita bersama sebagai perangkat desa dan masyarakat Sodonghilir,” ujar Abdul Latif usai menyerahkan bantuan, Senin (10/8).

​Lebih lanjut, Abdul Latif mendesak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk segera mengambil langkah cepat dalam memulihkan kondisi para korban, khususnya terkait penanganan tempat tinggal dan fasilitas pendidikan yang rusak berat.

​”Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera merespons dengan langkah revitalisasi dan bantuan nyata. Saat ini warga terdampak masih bingung mengenai kepastian perbaikan rumah mereka yang rusak total. Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan karena sebagian besar warga harus bertahan di tenda-tenda darurat untuk berlindung dari panas dan hujan,” tegasnya.

​Hingga saat ini, para warga terdampak bencana kebakaran di Kampung Satron masih sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak, baik dalam bentuk bantuan logistik, bahan bangunan, maupun pemulihan fasilitas pendidikan MTs yang terdampak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *