Bogor,Kabarpakuan.id – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bogor mencatatkan diri sebagai DPD pertama di Jawa Barat yang sukses menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sekaligus pelantikan jajaran pengurus periode 2026–2031, Sabtu (1/8/2026).
Acara yang berlangsung di Grha Solidaritas Candali, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini dilantik langsung oleh Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin. Sugeng Teguh Santoso (STS), yang kini menjabat Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, kembali dipercaya memimpin partai didampingi Albert Roffy Aryus (Bro Al) sebagai Sekretaris.
”Rakorda ini bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan wadah konsolidasi organisasi untuk menegaskan kemandirian dan kesiapan partai menyongsong agenda politik mendatang,” tegas STS.
Sebelum prosesi pelantikan, seluruh jajaran pengurus dari tingkat DPD, DPC (Kecamatan), hingga DPRt (Kelurahan) mengikuti sesi pembekalan untuk menyatukan arah perjuangan partai.
Beberapa poin pembekalan strategis yang disampaikan meliputi:
Ketua KPU Kota Bogor (Ferry B. Muslim): Menekankan pentingnya membangun organisasi partai politik yang solid, adaptif, dan siap memenangkan pemilu.
Ketua Bawaslu Kota Bogor (Herdiyatna): Memaparkan kewenangan pengawasan Bawaslu serta pedoman aturan di setiap tahapan pemilu.
Kabid Bappilu DPD PSI Kota Bogor (Ronald Gandha): Menyampaikan strategi konsolidasi berkelanjutan untuk pemenangan pemilu.
Dalam pidato politiknya, STS mengingatkan bahwa membangun partai politik membutuhkan proses panjang. Sejak memimpin pada 2019, ia fokus pada konsolidasi yang kini membuahkan hasil berupa struktur resmi di seluruh kelurahan Kota Bogor.
”Yang dibutuhkan PSI bukanlah superman, melainkan super team. PSI Kota Bogor tidak bisa berjalan hanya oleh satu orang, melainkan oleh seluruh kader yang ikut berpartisipasi,” kata STS.
Ia juga menekankan pentingnya kemandirian partai agar leluasa menentukan arah perjuangan politik tanpa bergantung pada pihak eksternal.
Sekretaris DPD PSI Kota Bogor, Bro Al, menjelaskan bahwa mesin partai telah merampungkan pembentukan 68 kepengurusan DPRt di seluruh wilayah Kota Bogor.
Optimisme partai juga terdorong oleh elektabilitas PSI yang menyentuh 4,1 persen berdasarkan survei SMRC (Juli 2026). Bro Al menegaskan bahwa efek ekor jas (coat-tail effect) dari Jokowi dan figur Kaesang Pangarep hanya bisa dikapitalisasi jika kader di akar rumput aktif turun memberikan solusi atas masalah masyarakat.
Dukungan penuh datang dari Ketua DPP PSI Bidang Advokasi dan Litigasi, Irfan Aghasar. Menurutnya, fondasi PSI di Kota Bogor sudah sangat kokoh untuk melipatgandakan perolehan kursi.
”Saat ini kita memiliki satu kursi di DPRD Kota Bogor. Ke depan, kami optimistis PSI mampu membentuk satu fraksi penuh,” ujar Irfan.
Menjawab tantangan tersebut, STS menegaskan kesiapan PSI Kota Bogor untuk membidik target penambahan kursi di DPRD Kota Bogor dan DPRD Jawa Barat, sekaligus menyiapkan kader internal untuk berlaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor.
”Untuk mentransformasi nilai-nilai partai, kita harus mengambil posisi di pimpinan eksekutif, baik sebagai Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Bogor,” pungkas STS.
Susunan Pengurus Inti DPD PSI Kota Bogor (2026–2031)
Ketua: Sugeng Teguh Santoso
Wakil Ketua: Donal, S.Si.
Sekretaris: Albert Roffy Aryus
Wakil Sekretaris I: Mikael Abraham Marco
Wakil Sekretaris II: Rizky Annisa Felicia
Bendahara: Eva Tri Murni
Wakil Bendahara: Refhi Rahmawati
Kabid OKK: Yapy Melianton Doroh
Kabid Bappilu: Ronald Gandha
Kabid Badan Saksi: Lisa Agustina








