Bogor,Kabarpakuan.id – Bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak berkebutuhan khusus terwujud dalam perhelatan “Kharisma Istimewa Budaya” yang berlangsung di Lantai 3 Mall Jambu Dua Bogor pada Minggu, 6 September 2026.
Ajang yang diinisiasi oleh EO Kharisma Bogor Berbudaya ini tidak hanya menjadi wadah unjuk bakat bagi 150 anak hebat dari kawasan Jabodetabek dengan tanpa dipungut biaya (gratis) ini, tetapi juga menghadirkan aksi pelayanan medis berskala luas.
CEO EO Kharisma Bogor Berbudaya, Irma Siti Nurafiani, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang ekspresi yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus.
Para peserta bertanding penuh antusiasme dalam empat kategori perlombaan, meliputi Lomba Tari Tunggal, Lomba Tari Rampak, Lomba Fashion Show, serta Lomba Mewarnai.
”Kami ingin menghadirkan wadah yang benar-benar memfasilitasi potensi luar biasa mereka tanpa memberatkan para orang tua. Seluruh rangkaian lomba ini diselenggarakan secara gratis agar semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk unjuk bakat,” tutur Irma Siti Nurafiani.
Sebanyak 40 dokter umum dan dokter gigi yang tergabung dalam Yayasan Sedekah Khitan Indonesia diterjunkan langsung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan edukasi higienitas secara gratis kepada seluruh peserta.
Aksi sosial ini menjadi fokus penting guna memastikan anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan akses serta perhatian medis yang optimal di tengah ruang publik.
Perwakilan tim medis menegaskan bahwa pendampingan kesehatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus harus berjalan seiring dengan stimulasi minat dan bakat mereka.
Selain pemeriksaan fisik dan gigi, para tenaga medis juga membagikan asupan gizi tambahan berupa paket susu dan biskuit untuk menunjang daya tahan tubuh peserta selama beraktivitas.
”Kami ingin memastikan anak-anak hebat ini tidak hanya mendapatkan ruang untuk mengekspresikan karya dan bakat seni mereka, tetapi juga memperoleh perhatian medis yang layak. Kesehatan fisik yang terjaga adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang serta rasa percaya diri mereka,” ujar salah satu perwakilan tim dokter dari Yayasan Sedekah Khitan Indonesia di sela-sela kegiatan.
Dukungan terhadap aksi sosial dan ruang ekspresi ini turut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dian Herdiawan, yang membuka acara secara resmi.
“Lomba ini membuktikan bahwa setiap anak memiliki bakat dan hak yang sama untuk tampil dan berkarya,” ungkap Dian.
Kemeriahan acara kian terasa dengan beragam kompetisi seperti Lomba Tari Tunggal, Tari Rampak, Fashion Show, hingga Lomba Mewarnai.
Kehadiran Kang Fey dari Komunitas Disabilitas San Saouci Bogor turut memberikan suntikan semangat moral bagi para peserta dan orang tua yang hadir.
Perhelatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut ditutup dengan momen kehangatan, menegaskan pentingnya sinergi antara dunia medis, seni, dan kepedulian sosial dalam mendukung inklusivitas anak-anak berkebutuhan khusus.(Heri)








